FGD Rancangan Renstra Inspektorat Utama 2025 2029

11-07-2025 Umum Dilihat 2465 kali

FGD Rancangan Renstra Inspektorat Utama 2025–2029: Komitmen Menuju Pengawasan yang Adaptif dan Bernilai Tambah

Jakarta, 9 Juli 2025 – Inspektorat Utama Badan POM menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) untuk merumuskan Rancangan Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2025–2029 sebagai wujud komitmen dalam memperkuat tata kelola pengawasan yang akuntabel, responsif, dan berorientasi pada nilai tambah.

 

Dalam sambutannya, Inspektur Utama BPOM, Yan Setiadi, AK., M.B.A, menegaskan pentingnya posisi strategis BPOM dalam menjaga kualitas dan keamanan obat serta makanan sebagai bagian dari upaya perlindungan masyarakat dan penguatan daya saing nasional. Inspektorat Utama sebagai aparat pengawasan intern berperan bukan hanya sebagai watchdog, tetapi juga sebagai trusted advisor dan value driver bagi organisasi.

 

Renstra 2025–2029 disusun melalui pendekatan yang tidak hanya teknokratis, tetapi juga konsultatif yang inklusif dengan melibatkan partisipasi pemangku kepentingan. Pendekatan strategis dalam Renstra kali ini menggunakan kerangka logis (log frame) dengan fokus pada 3 sasaran program dan 11 indikator kinerja, yang dirancang untuk lebih tajam dan berdampak.

 

Inspektur Utama juga memaparkan pencapaian kinerja Inspektorat selama periode sebelumnya, di antaranya skor tinggi pada SPIP, MRI, IEPK, dan kapabilitas APIP, serta keberhasilan pembangunan zona integritas di berbagai unit kerja. Transformasi pengawasan diarahkan dari pendekatan berbasis unit kerja ke pendekatan tematik, dan dari pendekatan pasca ke pra intensitas pengawasan.

 

Pada FGD ini telah dihimpun berbagai masukan konstruktif dari pemangku kepentingan baik internal maupun eksternal BPOM, antara lain Bappenas dan BPKP, yang menjadi nilai tambah dalam memperkuat substansi perencanaan dan memastikan keselarasan dengan arah kebijakan. Diharapkan dengan kegiatan ini dapat menghasilkan dokumen Renstra yang mampu menjawab tantangan pengawasan ke depan dan mendukung tata kelola yang bersih dan efektif di lingkungan BPOM.

Sarana